Cinta cinta dan cinta adalah suatu kata yang nggak ada matinya untuk dibahas. Kata yang mempunyai makna yang luas dan arti yang berbeda dalam masing-masing individu. Love is never die adalah benar, karena dari masa ke masa “Cinta” tetap menjadi “Trending topic”.
Saat pertama aku lahir ke dunia, cinta telah menyertaiku. Sebelum aku diberi nama Ajeng Citra Reynaldi, tuhan telah memperkenalkanku dengan cinta yaitu cinta dari mama dan papa. Kemudian mama dan papa mengajarkanku untuk cinta pada tuhan, kakek, nenek, kakak, tetanggaku, hingga hewan kesayangan mama dan mbak Vio yaitu Leon si kucing yang hobi buang hajat sembarangan tanpa rasa bersalah. Menjijikkan…!!
Namun untuk belajar mencintai lawan jenis, orangtuaku tidak mengajarkanku. Secara naluri, aku belajar mencintai dan tertarik pada pria pada awal masa pubertas. Pertama kali aku merasakan cinta pada temen sekelasku di kelas 1 SMP 45 Merah Putih, Malang.
“Kenalkan namaku Daufik Firdaus panggilannya Dafid, nama kamu siapa?” tanyanya padaku sambil mengulurkan tangan. Dia berdiri di depan bangkuku, setelah berkenalan dengan teman sebangkuku.
Aku tidak langsung menjawab untuk memperkenalkan diri. Karena aku sedang sibuk mencoba memperbaik
... baca selengkapnya di Cinta, Cita dan Kita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
“Plukk!” pesawat kertas itu jatuh tepat di depannya. “Mana pesawatnya?” ucap Putri. “Emm mana yaa?” jawab Yono. “Siniin dong, plisss!” pinta Putri. “Ya udah deh, nih” ucap Yono sambil memberikan pesawat kertas itu kepada Putri. “Nah gitu dong” ucap Putri manis. Putri pun memainkan pesawat kertasnya kembali.
Putri memang sangat suka dengan pesawat kertas. Entah, menurutnya pesawat kertas adalah hal yang paling menginspirasi dirinya. “Put, kenapa sih main pesawat terus?” tanya Via teman Putri. “Memangnya kenapa?” balas Putri sinis. “Ya gak apa-apa, kamu itu aneh!” ujar Via. Putri segera berhenti memainkan pesawat kertasnya itu. “Aneh kenapa?” ucap Putri tak mengerti. “Liat dong, semua anak main bareng! Tapi kamu? Asik sama dunia pesawatmu sendiri!” gerutu Via kesal. “Tapi? Ini memang aku! Maaf aku gak mau debat sama kamu! Aku lagi puasa” balas Putri sabar. Via hanya diam membatu setelah mendengar ucapan itu dari Putri, dan ia langsung meninggalkan Putri begitu saja.
Putri merenungi apa yang Via katakan. “Ya Allah, apa benar aku ini salah?” batinnya menangis. “Apa aku sibuk dengan duniaku sendiri? Tapi, ini bukan duniaku! Ini hanyalah cita-citaku saja” perlahan ia mulai meneteskan air mata.
Keesok
... baca selengkapnya di Pesawat Kertas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Berita Terbaru
Produk Populer
-
Isi keterangan produk di sini. Isi keterangan produk di sini. Teks ini hanyalah contoh. Isi keterangan produk di sini. Teks ini hanyala...
-
Tiga hari telah kulewati dengan beban yang sangat berat jika aku ibaratkan bebanku ini seperti “menggendong sapi sekaligus dengan gerobak ny...
-
WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : KI AGENG TUNGGUL KEPARAT PANGKAL BAHALA Hujan rintik-...
-
Makanan. Satu hal yang sebelumnya sangat jarang kuperhatikan. Padahal, makanan adalah bagian yang cukup penting untuk kelangsungan hidupku. ...
-
Naples, Italia. Tempat paling pas untuk ngopi sepulang kerja. Ditambah pemandangan kota yang perlahan menelan senja tepat di depan mata. Kei...
-
Rp.628.000,- Isi keterangan produk di sini. Isi keterangan produk di sini. Teks ini hanyalah contoh. Isi keterangan produk di sini. Te...
-
‘Maafkan aku, Keith… Aku pergi tanpa mengatakannya padamu terlebih dahulu Kau boleh marah padaku… Tapi satu fakta yang pasti… Dan aku ta...
-
Isi keterangan produk di sini. Isi keterangan produk di sini. Teks ini hanyalah contoh. Isi keterangan produk di sini. Teks ini hanyala...
-
Isi keterangan produk di sini. Isi keterangan produk di sini. Teks ini hanyalah contoh. Isi keterangan produk di sini. Teks ini hanyala...
-
Sepi. Berat. Itulah yang setidaknya ku rasakan saat ini. Semua indraku belum berfungsi dengan baik. Telingaku, tengah berusaha menyempurnaka...